Yuk Intip! Ini Proses Pembuatan Cabinet Manufacture

Membuat lemari kabinet dengan kualitas dan efisiensi tinggi selalu menjadi hal yang dikejar para cabinet manufacturer. Apalagi saat ini pasar mengharuskan pembuat kabinet untuk menggunakan peralatan dan teknologi otomatis agar bisa melebihi keunggulan kompetitor, serta untuk memenuhi persyaratan pembuatan kabinet khusus pelanggan.

Munculnya berbagai teknologi menjadikan proses pembuatan kabinet terasa lebih efisien. Jika dijabarkan, pembuatan kabinet biasanya terbagi menjadi dua proses yaitu membangun kabinet dan membuat pintu kabinet.

Lalu bagaimana proses pembuatan kabinet di cabinet manufacture untuk mendapatkan produk yang berkualitas? Berikut adalah proses pembuatan lengkapnya.

 

Proses pembuatan kabinet di cabinet manufacture

 

1. Desain

Langkah pertama untuk membuat kabinet adalah dengan mengubah rancangan kabinet Anda dalam bentuk gambar. Denah kabinet ini mencakup gaya dan dimensi detail kabinet yang akan dibuat. Desain kabinet yang bagus tidak hanya dapat memanfaatkan ruang secara maksimal, tapi juga bisa mendekorasi ruangan.

Selain itu, pada tahap ini Anda bisa memilih bahan untuk membuat kabinet tersebut. Misalnya dengan memilih bahan papan partikel, kayu lapis, melamin, atau bahan lainnya agar dapat dimasukkan ke dalam detail desain yang dibuat.

 

2. Memotong, Membuat Alur, dan Mengebor Lubang

Setelah mendesain gaya dan style kabinet, proses dapat dilanjutkan dengan memotong, membuat alur, dan mengebor lubang vertikal. Cutting stand digunakan untuk memotong seluruh papan besar menjadi potongan kecil. Umumnya papan yang digunakan adalah papan serpihan atau kayu lapis. Standar ukuran papan besar yang digunakan untuk kabinet, yaitu 2440 x 1220 mm atau 2800 x 1300 mm.

Panel bawah dan panel samping biasanya juga perlu melalui proses grooving, karena hampir semua proses cabinet manufacture dilakukan dengan menjepit panel belakang dengan panel samping dan bawah. Sehingga panel samping dan bawah kabinet perlu diberi alur agar posisi sesuai.

 

3. Band Edges

Langkah selanjutnya untuk membuat kabinet adalah dengan mengikat tepi yang relevan, kecuali untuk bagian panel belakang. Langkah ini merupakan proses penting dalam pembuatan kabinet.

Kualitas pita tepi langsung memengaruhi kualitas dan harga kabinet. Band edges mampu meningkatkan tampilan kabinet dengan tepat. Selain itu, tepian yang diikat dapat secara efektif menghindari kerusakan sudut selama proses pengiriman dan penggunaan.

 

4. Bor Lubang Samping

Langkah ini dilakukan untuk membangun kabinet agar mudah dirakit. Selain jadi langkah penting, mengebor lubang samping membutuhkan presisi yang tinggi. Setiap kesalahan dalam posisi pengeboran akan mengakibatkan kesalahan saat merakit kabinet.

 

5. Merakit

Ini adalah langkah terakhir dalam proses cabinet manufacture. Pemasangan kabinet biasanya menggunakan konektor three-in-one. Ini adalah konektor umum yang digunakan dalam pembuatan panel atau kabinet khusus. Konektor ini memiliki tiga bagian yaitu rodak eksentrik, baut, dan mur. Kabinet yang dirakit dengan konektor ini dapat dirakit dan dibongkar berkali-kali. Penggunaan konektor ini tentunya mengurangi penggunaan perekat yang lebih ramah lingkungan.

Itulah proses membuat kabinet di cabinet manufacture yang sederhana dan praktis. PT Mahogani Utama Indonesia membantu membuat ribuan kabinet yang telah bekerja sama dengan beberapa merek furniture dan kabinet di seluruh dunia.

Dilengkapi dengan mesin-mesin terbaru di industri lemari dan tenaga ahli di bidang produksi, membuat perusahaan ini memiliki kualitas dan layanan cabinet manufacture yang berkualitas melalui peningkatan berkelanjutan. PT Mahogani Utama Indonesia juga memiliki sistem kerja yang efektif dan efisien dan kapasitas produksi yang besar.